Dia
Aku terus membual tentang dicintai
Terus membual tentang membalas perasaan
Juga terus berkata muak akan cinta sepihak
Tapi kenyataannya saat hati dan pikiran kembali tak sejalan
Aku berbuat bodoh lagi
Aku melakukan persis dengan kesalahanku dulu
Aku memilihnya.
Dia yang suatu saat, pasti menyakitiku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pages
Páginas vistas en total
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
"Maaf soal sikapku kemarin. Do you have anything to say? 'Cause I do have, alot. " Aku rasa ini cukup. Singkat. Juga jela...
-
Kemarin, aku dan dia duduk berhadapan. Senja. Kopi. Atap. Kata. Serta tatap Mesr...
-
Kemarin, dia berbicara tentang mimpi. Apa yang telah kulakukan hingga dia sampai membahasnya? Aku tidak suka pembicaraan seperti ini saat m...
-
Ini sulit sekali. Kamu pergi saja. Akan kuanggap mati. Atau kamu mau aku yang mati?
-
Sudah 2015, aku menulis lagi hari ini. Setelah mendapatkan kehidupanku kembali, aku terlalu tidak punya waktu untuk bercerita. ...
-
09.57 AM "Masih pagi" Pikirku. Malas. Aku kembali menenggelamkan kepalaku dengan bantal. Aku tidak punya rencana apapun hari i...
-
Belakangan ini aku kembali menonton Perahu Kertas. Entah sudah berapa kali kuputar. Sampai-sampai banyak dialognya yang diluar ...
-
Kau tidak tau aku Jelas, kita tak pernah bertemu Kesalahanku Aku yang bodoh Yang jatuh cinta hanya karena melihatmu sekilas di kota...
-
Hari ini aku melihat arti dia di matamu Haha, lucu sekali Bahkan saat aku disana kamu benar tidak merubah pandanganmu terhadapnya Lalu a...
-
"Jika kamu punya seseorang yang bisa kau beritahu tentang apapun. Kamu beruntung" Beberapa waktu yang lalu.. "...begitu...
About Me
- Unknown
0 komentar:
Posting Komentar