12.30 AM
Right now, we’re like the clock hands at 12:30
Our backs turned against each other, looking at different places,
About to throw everything away
Right now, we’re like the clock hands at 12:30
We’re walking to a place that we can never return from
Aku mendengarkan lagu ini, lagu yang juga kau dengarkan kan? Tidak ada artinya untukmu, tapi aku menggambarkannya seperti kita, yang saling membelakangi satu sama lain, berjalan ke arah yang berbeda dengan tujuan berbeda. Bukan tidak mungkin bahwa kita mengambil jalan yang sama, hanya saja kamu menggandengnya di jalanmu. Berbeda denganku yang berjalan sendirian, terus menerus mengutuk diriku karena menengok kebelakang dan keinginan untuk berbalik, menghentikanmu, dan menarik tanganmu untuk berjalan denganku.
Memang, jika aku melakukannya akankah kamu benar-benar berbalik lalu menggenggam tanganku?
Ingin sekali aku melakukannya, menuruti inginku tanpa menghiraukan dia yang disampingmu. Tapi bagaimana aku tidak bisa tidak memikirkannya. Aku bukan orang baik, aku bisa saja tidak memikirkan dia, wanitamu itu. Tapi tidak, aku lebih baik berjalan sendirian sekarang, mungkin dalam perjalannan kita masing-masing ini akan ada sesuatu terjadi. Mungkin saja jalan yg kita ambil ini, sampai pada satu tujuan yg sama, saat kita di pertemukan lagi. Saat kamu tidak bersama siapapun, saat kamu memiliki perasaan yang sama padaku, ingin mempertahankan diriku dalam waktu yang sangat lama. Jika esok yang kita punya memiliki rencana lain untuk kita, kalau begitu baiklah. Ayo kita berjalan berlawanan arah seperti arah jarum jam saat waktu menunjukkan 12.30 AM.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pages
Páginas vistas en total
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Kemarin, dia berbicara tentang mimpi. Apa yang telah kulakukan hingga dia sampai membahasnya? Aku tidak suka pembicaraan seperti ini saat m...
-
Tanggal 6 Maret lalu, kucing asal Inggris bernama Wadsworth merayakan ulang tahunnya yang ke-27. Kemungkinan ini akan menjadikan Wadsworth ...
-
Kau tidak tau aku Jelas, kita tak pernah bertemu Kesalahanku Aku yang bodoh Yang jatuh cinta hanya karena melihatmu sekilas di kota...
-
Kemarin, aku dan dia duduk berhadapan. Senja. Kopi. Atap. Kata. Serta tatap Mesr...
-
Sudah sewindu, ku di dekatmu Ada di setiap pagi di sepanjang harimu Tak mungkin bila, engkau tak tahu Bila ku menyimpan rasa yang kupenda...
-
ANNYEONG REVIEW~~ Pembukaannya tidak lain dan tidak bukan kilasan episode 5 kemarin pas EXO voting mau trip kemana dan pa...
-
09.57 AM "Masih pagi" Pikirku. Malas. Aku kembali menenggelamkan kepalaku dengan bantal. Aku tidak punya rencana apapun hari i...
-
Ini sulit sekali. Kamu pergi saja. Akan kuanggap mati. Atau kamu mau aku yang mati?
-
"Maaf soal sikapku kemarin. Do you have anything to say? 'Cause I do have, alot. " Aku rasa ini cukup. Singkat. Juga jela...
-
Belakangan ini aku kembali menonton Perahu Kertas. Entah sudah berapa kali kuputar. Sampai-sampai banyak dialognya yang diluar ...
About Me
- Unknown

0 komentar:
Posting Komentar